hanya segumpal asap kerongkonganmu
seperti asap rokok
menjalar liar dalam mulutmu
dan berpijak di parumu
menggumpal hitam
sehitam arang
berhembus di
sepanjang jalan rumahku
semua bentuk bayang-bayang
menggumpal dalam sepion masa lalu
mereka terus merontai ubun-ubun
sekeji itukah bayang-bayang asap
pagi itu?
pagi itu?
Bandung, 030511
Tidak ada komentar:
Posting Komentar