ternyata yang kugenggam hanya ladang semu
jauhh....
dari rasa sebenarnya
hangatnya senyum mu
tak sehangat jemarimu malam itu
rasa cinta
bersabarlah menunggunya
biarkan malam ini ikut terlelap
dalam cahaya gelap
walau ku tau
kau hanya membawa ku
dalam fatamorgana mu
biarkan ku ikut terlelap
dan berharap nafasmu dapat ku dekap
Bandung, 081111
Senin, 07 November 2011
Rabu, 02 November 2011
SESAAT
derita
di lorong hati yang luka
cahaya murkamu menggonggong
dalam temaram malam
mengais-ngais goresan sembilu
dalam jiwa yang pilu
cahaya surgamu lari berkeping-keping
hingga hilang ditelan ombak
yang tak bergeming
sayatan itu terus mencari daging yang kosong
agar ia bisa menorehkan luka
di bibirnya, dadanya dan peluhnya
02November2011
di lorong hati yang luka
cahaya murkamu menggonggong
dalam temaram malam
mengais-ngais goresan sembilu
dalam jiwa yang pilu
cahaya surgamu lari berkeping-keping
hingga hilang ditelan ombak
yang tak bergeming
sayatan itu terus mencari daging yang kosong
agar ia bisa menorehkan luka
di bibirnya, dadanya dan peluhnya
02November2011
PERPISAHAN
mencintaimu adalah perpisahan
menatapmu adalah perpisahan
mengingatmu adalah perpisahan
menyayangimu adalah perpisahan
tak ada sesuatu
yang dapat menyatukan kita
karna saat ku memilihmu
ku tau itu..
sebuah perpisahan
Des, 2010
LUKA
hatiku adalah hujan
jatuh ke bumi
menjadi keping-keping
dan terhempas di tanah
meninggalkan raganya
ia mengalir
dalam pengapnya got-got
di lorong-lorong celah sempit
ia terhuyung-huyung menjadi satu
ia pun hilaaang
dalam laut luas
bebas, lepas
dan tak ingin kembali
menjadi
HUJAN
04November2010
jatuh ke bumi
menjadi keping-keping
dan terhempas di tanah
meninggalkan raganya
ia mengalir
dalam pengapnya got-got
di lorong-lorong celah sempit
ia terhuyung-huyung menjadi satu
ia pun hilaaang
dalam laut luas
bebas, lepas
dan tak ingin kembali
menjadi
HUJAN
04November2010
Langganan:
Komentar (Atom)