dentuman elegi sayup-sayup terlihat dari sukmamu
menembus lubang hitam dalam hati
mencerna, mencerca goresan tinta kepedihan
menggapai awan mendung akan kepalsuan
kapan mega ini kan hilang?
satu persatu goresan cinta ku lantunkan
tapi tetap
yang terbaca hanya kemunafikan
Gerlong, 250711
Tidak ada komentar:
Posting Komentar